Penerapan Sistem ETIAS di Uni Eropa pada Akhir 2026
Buat yang punya rencana liburan ke Eropa mulai akhir 2026, ada aturan baru yang perlu diperhatikan sebelum berangkat. Nantinya, masuk ke beberapa negara Eropa tidak cukup hanya membawa paspor dan tiket pesawat saja.
Sumber : Desain Pribadi
Mulai akhir tahun 2026, Uni Eropa akan menerapkan sistem baru bernama ETIAS untuk traveler dari negara bebas visa yang ingin masuk ke kawasan Schengen, seperti Prancis, Swiss, Belanda, Italia, dan Jerman.
Namun tenang, ETIAS bukan visa baru seperti visa Schengen yang prosesnya panjang dan membutuhkan banyak dokumen.
Jadi, Apa Itu ETIAS?
Singkatnya, ETIAS adalah izin online sebelum keberangkatan ke Eropa.
Jadi sebelum terbang, traveler nantinya perlu mengisi pendaftaran online terlebih dahulu agar mendapatkan izin masuk ke negara-negara Schengen.
Sistem ini dibuat untuk membantu pemeriksaan traveler sebelum tiba di Eropa. Jadi, data penumpang bisa dicek lebih awal sebelum keberangkatan.
Siapa yang Wajib Menggunakan ETIAS?
ETIAS hanya berlaku untuk traveler dari negara yang mendapatkan bebas visa ke Eropa.
Contohnya seperti:
- Singapura
- Jepang
- Korea Selatan
- Malaysia
- Amerika Serikat
- Kanada
Meskipun bebas visa, traveler dari negara-negara tersebut tetap wajib membuat ETIAS sebelum masuk ke Eropa.
Apakah Berlaku untuk WNI?
Untuk saat ini, traveler Indonesia belum wajib menggunakan ETIAS karena pemegang paspor Indonesia masih harus mengajukan visa Schengen untuk masuk ke Eropa.
Artinya, aturan utama untuk WNI sebenarnya masih tetap sama, yaitu menggunakan visa Schengen seperti biasa.
Namun, ETIAS tetap penting diketahui karena banyak traveler yang mengira semua orang wajib membuat ETIAS mulai 2026, padahal tidak begitu.
Jadi sederhananya:
- negara bebas visa ke Eropa → wajib ETIAS
- Indonesia yang masih wajib visa Schengen → belum menggunakan ETIAS
Kenapa Uni Eropa Membuat ETIAS?
Lewat sistem ini, data traveler bisa diperiksa lebih awal sebelum tiba di Eropa. Dengan begitu, pihak imigrasi dapat melakukan pemeriksaan keamanan sebelum perjalanan dimulai.
Sistem seperti ini sebenarnya sudah digunakan di beberapa negara lain, seperti ESTA di Amerika Serikat dan eTA di Kanada.
Bagaimana Cara Daftarnya?
Nantinya traveler hanya perlu:
- mengisi data pribadi
- memasukkan informasi paspor
- menjawab beberapa pertanyaan keamanan
- melakukan pembayaran online
Jika disetujui, ETIAS akan langsung terhubung ke paspor secara digital.
Kenapa Ada Biaya 20 Euro?
Biaya ETIAS digunakan untuk proses pemeriksaan data dan sistem keamanan digital Uni Eropa.
Meski berbayar, biaya ini tetap lebih murah dibanding pengajuan visa Schengen biasa.
Apakah ETIAS Sudah Berlaku?
Belum. Berdasarkan informasi resmi Uni Eropa, ETIAS direncanakan mulai berlaku pada akhir tahun 2026.
Saat ini:
- sistem belum aktif
- pendaftaran belum dibuka
- traveler belum perlu mendaftar
PERINGATAN : Karena itu, traveler juga perlu berhati-hati dengan website atau jasa yang mengaku sudah bisa mengurus ETIAS dari sekarang.
Apa Dampaknya untuk Traveler?
Bagi traveler dari negara bebas visa, nantinya akan ada satu langkah tambahan sebelum liburan ke Eropa, yaitu wajib membuat ETIAS terlebih dahulu.
Kalau belum memiliki ETIAS, traveler bisa saja tidak diizinkan boarding sebelum keberangkatan.
Sementara untuk traveler Indonesia yang masih menggunakan visa Schengen, aturan utamanya sebenarnya belum berubah untuk saat ini.
Kesimpulan
Walaupun terdengar seperti aturan baru yang cukup ribet, sebenarnya ETIAS dibuat agar proses masuk ke Eropa menjadi lebih aman dan lebih teratur.
Jadi, kalau punya rencana liburan ke Eropa beberapa tahun ke depan, tidak ada salahnya mulai memahami aturan baru ini dari sekarang.
Sumber Resmi
Penjelasan Resmi “What is ETIAS?”
0

Leave a Reply